
Susu kedelai merupakan salah satu jenis susu yang dibuat dari kacang
kedelai. Susu kedelai disebut sebagai susu karena minuman ini berwarna
putih kekuningan yang hampir mirip dengan susu. Susu kedelai sudah lazim
disajikan sebagai hidangan sarapan pagi. Kacang kedelai termasuk salah
satu protein nabati. Saat ini, sudah banyak masyarakat yang mengkonsumsi
kacang kedelai karena memiliki banyak manfaat serta rasanya jauh lebih
enak. Kacang kedelai memiliki nilai gizi yang baik untuk dikonsumsi
anak-anak maupun orang dewasa. Susu kedelai memiliki komposisi yang
hampir mirip dengan susu yaitu : 3,5% protein, 2% lemak, 2,9%
karbohidrat.
Menurut para ahli nutrisi, susu kedelai bukanlah termasuk kategori susu,
hal ini karena susu merupakan cairan yang hanya diproduksi oleh
kelenjar susu yang terdapat pada mamalia dan manusia. Susu kedelai telah
banyak dikonsumsi pada beberapa negara barat sebagai pengganti susu
sapi. Karena susu kedelai tidak mengandung laktosa, susu ini aman untuk
dikonsumsi oleh bayi, terutama bagi bayi yang alergi susu sapi. Berikut
manfaat susu kedelai.
- Rendah kalori yang baik untuk diet
Kandungan kalori yang terdapat dalam susu kedelai cukup rendah yaitu
hanya sekitar 45 kalori dari setiap 100ml susu kedelai. Bagi Anda yang
sedang berdiet, tentu ini merupakan salah satu pilihan yang cocok untuk
minum susu kedelai karena mengandung kalori yang rendah. Selain itu,
susu kedelai juga bebas dari lemak.
Menurunkan kolesterol
Berbeda dengan susu sapi yang memiliki lemak jenuh yang tinggi, lemak
susu kedelai sebagian besar tak jenuh serta non kolesterol. Asam lemak
tak jenuh tunggak dan ganda yang terkandung dalam kedelai dapat
menghambat pengangkutan kolesterol ke aliran darah. Penelitian telah
menunjukkan bahwa asupan kedelai secara rutin dapat menurunkan kadar
kolesterol jahat.
Menjaga kesehatan jantung
Jantung merupakan organ yang sangat vital untuk tubuh kita. Penyakit
jantung mungkin merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering
dialami pria. Penelitian telah merekomendasikan bahwa untuk melakukan
diet rendah lemak jenuh serta sodium dan tinggi protein guna untuk
mencegah masalah kardiovaskular. Mengkonsumsi secangkir susu kedelai
mengandung 3.6 gram lemak, 0,5 gram lemak jenuh 6.3 gram protein, dan
104 kalori. selain itu, rasio lemak jenuh dan tak jenuh susu kedelai
dapat membantu dalam mengatasi masalah tekanan darah tinggi dan
kolesterol.
Mengontrol tekanan darah tinggi
Susu kedelai memiliki kandungan yang seimbang antara lemak jenuh dan tak
jenuh merupakan salah satu komponen yang mampu untuk mengatur dalam
menyeimbangkan tekanan darah tinggi. Selain itu, susu kedelai juga
memiliki kandungan vitamin E, B6, asam folat yang dapat mencegah
terjadinya penyakit jantung. Susu kedelai juga mengandung magnesium
sehingga dapat meminimalisir resiko tekanan darah tinggi.
Membantu menurunkan berat badan
Kandungan yang terdapat dapat susu kedelai memiliki kandungan gula yang
lebih rendah dibandingkan dengan susu pada umumnya. Susu sapi memiliki
kandungan 12 gram gula pada setiap gelas standar, sedangkan itu susu
kedelai hanya memiliki kandungan 7 gram gula dalam takaran yang sama.
Susu kedelai memiliki kandungan lemak tak jenuh tunggal yang dapat
mencegah penyerapan lemak yang terjadi di usus secara langsung. Seperti
yang diketahui bahwasannya penyerapan langsung lemak yang terjadi dalam
usus sama artinya dengan menimbun lemak sisa dalam saluran pencernaan
karena sari-sari penting yang terkandung dalam lemak tidak dipisahkan
terlebih dahulu, yang kemudian lambat laun akan menumpuk dan menjadi
kolesterol.
Mengurangi resiko untuk terserang diabetes
Protein nabati yang terkandung dalam susu kedelai dapat dicerna lebih
mudah oleh ginjal penderita diabetes, dibandingkan dengan protein hewani
contohnya seperti susu sapi. Susu kedelai memiliki kandungan 2 zat gizi
mikro yang dapat ikut berkontribusi dalam perkembangan diabetes tipe 2
yaitu magnesium dan vitamin D. Meskipun zat tersebut bukan merupakan
salah satu pengobatan diabetes tipe 2, namun orang-orang yang cenderung
memiliki nutrisi rendah terhadap 2 zat tersebut memiliki risiko yang
lebih besar terkena diabetes tipe 2.
Mengkonsumsi secangkir susu kedelai dapat mencegah terjadinya kasus
tersebut. Hal ini karena susu kedelai memiliki kandungan 8,6% dari
magnesium serta 18% vitamin D. Selain itu, susu kedelai merupakan salah
satu makanan yang aman bagi penderita diabetes tipe 2.
Mencegah kanker prostat
Susu kedelai memiliki kandungan yang kaya akan phytoestrogen.
Phytoestrogen merupakan hormon tanaman yang dapat menghambat produksi
hormon testosteron pada pria. Kadar testosteron dapat berkurang secara
signifikan yang kemudian dapat mengurangi risiko kanker prostat.
Penelitian telah membuktikan bahwasannya pria yang sering mengkonsumsi
kedelai secara rutin memiliki risiko yang lebih kecil terserang kanker
prostat.
Mencegah osteoporosis
Osteoporosis merupakan penyakit yang disebabkan dikarenakan bertambahnya
usia serta kekurangan hormon. Fitoestrogen yang terkandung dalam
kedelai mampu untuk mempercepat penyerapan kalsium oleh tubuh serta
dapat mencegah hilangnya massa tulang yang dapat mengakibatkan
osteoporosis. Untuk mencegah osteoporosis, konsumsi susu kedelai yang
diperkaya dengan
kalsium tambahan serta memiliki kandungan vitamin D.
Kaya akan kandungan nutrisi
Susu kedelai memiliki kandungan yang rendah kalori, susu kedelai juga mengandung
protein baik. Susu kedelai memiliki banyak kandungan
vitamin
dan mineral. secangkir susu kedelai memiliki kandungan 8 gram
karbohidrat, 1 gram serat, serta 7 gram protein. Meskipun kandungan
proteinnya masih tergolong rendah dibandingkan dengan susu sapi, namun
apabila susu kedelai tersebut dikonsumsi secara rutin maka dapat
menurunkan resiko osteoporosis.
Mencegah sindrom post-menopause
Ketika memasuki masa menopause, yang terjadi adalah produksi hormon
estrogen pada wanita akan menurun drastis yang merupakan penyeba
bermunculannya gangguan kesehatan pada masa tua. Wanita pada usia
menopause memiliki risiko yang lebih tinggi terkena penyakit berbagai
penyakit seperti liver, diabetes, serta obesitas.
Pada usia menopause juga dapat menyebabkan wanita mengalami depresi,
perubahan mood yang dapat terjadi secara tiba-tiba, insomnia, serta
gangguan psikologis lainnya.
Manfaat susu kedelai salah satunya sebagai pengganti hormon estrogen
yang hilang pada wanita usia menopause, dan dengan mengkonsumsi susu
kedelai secara teratur, maka dapat melindungi dari sindrom
post-menopause.
Menjaga kesehatan mental
Secangkir susu kedelai mengandung 5,8% vitamin B-6, yang dapat membuat
tubuh untuk membuat serotonin neurokimia yang dapat meningkatkan suasana
hati. Kadar magnesium juga membantu dalam meningkatkan tingkat
serotonin dan mungkin sama efektif dengan beberapa obat antidepresan
yang diperuntukkan orang depresi serta diabetes.
Susu kedelai memiliki kandungan vitamin D yang tinggi yang dapat
mengobati gangguan afektif musiman, kondisi depresi yang dapat
mempengaruhi orang yang hidup dalam keadaan tekanan tinggi.
Emmm..ternyata banyak juga kan manfaat dari susu kedelai, maka dari itu rajin lah mengkonsumsi susu kedelai agar tubuh kita tetap sehat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar